Wednesday, November 3, 2010

Ilmu Sosial Dasar

Definisi Ilmu Sosial Dasar ( ISD )

ISD adalah pengetahuan yang mempelajari masalah-masalah sosial, khususnya masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori-teori (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, dll. ISD merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala -gejala sosial, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran seseorang dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan.





Tujuan ISD
  • Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial an masalah-masal sosial dalam masyarakat.
  • Membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian Warga Negara Indonesia agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas.
  • Mampu menciptakan sikap dan tingkah laku yang baik dalam masyarakat.
  • Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka.
  • Melatih kepekaan kita terhadap masalah-masalah sosial  dan tanggap ikut serta dalam usaha menanggulanginya,.
  • Menyadari bahwa setiap masalah yang timbul masyarakat selalu bersifat kompleks.



CABANG-CABANG ISD

Telah kita ketahui sumber sari semua ilmu adalah di filsafat atau filososfi, baik ilmu alam maupun ilmu sosial, dilihat dari pengembangannya bermula dari ilmu filsafat, kemudian lahirlah 3 (tiga) cabang ISD yaitu :


    • Natural sciences      meliputi fisika, kimia, biologi, astronomi (IPA)


    • Social sciences         meliputi sosiologi, politik, ekonomi, sejarah, psikologi (IPS)


    • Humanities               meliputi bahasa, agama, kesenian dan kesusastraan



RUANG LINGKUP ISD


Materi Ilmu social Dasar terdiri atas masalah-masalah sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Dengan demikian ISD dapat dibedakan menjadi tiga golongan yaitu :
  • Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu. Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita menggunakan pendekatan interdisiplin/multidisiplin.
  • Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial. Sebagai contoh dari konsep dasar semacam itu misalnya, konsep “keanekaragaman” dan konsep “kesatuan social”. Bertolak dari kedua konsep tersebut diatas, maka dapat kita pahami dan sadari bahwa di dalam masyarakat selalu terdapat : 
    • Persamaan & perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara individual, kelompok atau golongan.
    • Persamaan dan perbedaan kepentingan.Persamaan dan perbedaan itulah yang menyebabkan sering timbulnya pertentangan/konflik, kerja-sama, kesetiakawanan antar individu dan golongan.
  • Masalah-msalah social yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara satu dengan yang lainnya saling berkaitan. Berdasarkan bahan kajian seperti yang disebut di atas, dapat dijabarkan lebih lanjut kedalam pokok bahasan dan sub pokok bahasan, untuk dapat dioperasionalkan. Konsorsium Antar Bidang telah menetapkan bahwa Perkuliahan Ilmu Sosial Dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok bahasan. Dari ke delapan Pokok Bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
        1. Masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
        2. Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
        3. Masalah pemuda dan sosialisasi
        4. Masalah hubungan antar warga negara dan negara.
        5. Masalah pelapisan social dan kesamaan derajat.
        6. Masalah masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
        7. Masalah pertentangan-pertentangan social dan integrasi.
        8. Pemanfaatan IPTEK.


Pokok Bahasan ISD

1. Pengertian latar belakang serta ruangnlingkup pembahasan.
2. Sekilas tentang ilmu- ilmu sosial
3. Penduduk, masyarakat dan kebudayaan
4. Individu, keluarga, dan masyarakat
5. Peranan pemuda dalam bersosialisasi
6. Peranan pendidikan dlm pembangunan.
7. Warga negara dan negara.
8. Pelapisan sosial desa, kesamaan derajat.
9. Desa, masyarakat kota dan pembangunan pedesaan.
10. Kota, masyarakat kota, dan pembangunan perkotaan.
11. Pertentangan-pertentangan sosial.
12. Integrasi sosial dan integrasi nasional.
13. Pembangunan dan perubahan sosial.
14. Ilmu pengetahuan, teknologi dan kemiskinan.
 
Fauzan Rizaldi (1KA12)

No comments:

Post a Comment